Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! (Mazmur 34:9)
Showing posts with label terjemahan. Show all posts
Showing posts with label terjemahan. Show all posts
Sunday, February 3, 2013
Alkitab Bahasa Selayar
Pada hari Minggu, 3 Februari 2013, Majelis Jemaat GKSS Mattirobaji membagikan Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Selayar, Kitta' Passitallikang Bau, Kareba Baji, yang diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia, mengikuti Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS).
Bahasa Selayar merupakan salah satu rumpun bahasa Bugis Makassar. Injil mulai masuk di pulau ini pada tahun 1930-an, dan jemaat-jemaat di pulau ini merupakan satu klasis dalam GKSS.
Semoga Alkitab ini menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat Selayar, Sulawesi Selatan.
Terjemahan Hukum Kasih (Matius 22: 37-39) sebagai berikut:
Passukku'i pangamaseammu mange ri Karaeng Allataalamu, risiganna'na atimu surang nyahamu na harasiamu. Ia mo onjo poong parenta na makase're. Parena makarua, nuassimpole injo, iamo intu: Kamaseangi parammu rupatau assimpole mukamaseanna kalemmu.
Indonesia (TB) 37 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Indonesia (BIS): 37 Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.
38 Itulah perintah yang terutama dan terpenting!
39 Perintah kedua sama dengan yang pertama itu: Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.
Dari Efesus 1: 3-5:
Selayar: La'biri Allataala surang Amma karaengta Isa Almase nulalang ri Almase maeng lapassareang ngase'nu nugele injo kajanjangang lala ri suruga. Saba' lalang ri Ia Allataala maeng mile ri ditte rigelenapa ripaa'jari lino, solanna titte tangkasa na tide' daata ri a'rakanNa. Lalang pangamaseang Ia maeng lapattantuki battu ripakaramulanna patteteang ri Isa Almase laa'jari ana'-ana'Na, assitur' ria'ra'na.
Indonesia (TB) 3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,
Indonesia (BIS) 3 Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam surga, karena kita bersatu dengan Kristus.
4 Sebelum dunia ini diciptakan, Allah telah memilih kita melalui Kristus dengan maksud supaya kita menjadi milik-Nya yang khusus dan tidak bercacat di hadapan-Nya. Karena kasih Allah,
5 maka Ia sudah menentukan terlebih dahulu bahwa melalui Yesus Kristus, Ia akan mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya sendiri. Dan memang itulah yang ingin dilakukan-Nya.
Tuesday, January 15, 2013
Perayaan 24 tahun Mattiro Baji
| Perjamuan Kasih peringatan 24 tahun jemaat GKSS Mattiro Baji |
Pada tanggal 15 Januari 2013 mulai jam 17.30 berlangsung kebaktian syukur peringatan 24 tahun berdirinya jemaat GKSS Mattiro Baji (1988-2012) di gedung gerejanya di kompleks TC GKSS Jl Arung Sanrego, Mandai.
Kebaktian syukur diselenggarakan dalam bentuk refleksi dan perjamuan kasih. Ditegakkan di tengah ruangan gereja sebatang pohon pisang, dihiasi bermacam buah. Sebelum hadirin mengambil buah untuk diserahkan kepada warga lain sebagai pelayanan, sejumlah tokoh jemaat memberikan refleksi atas 24 tahun jemaat ini. Ada penilaian terhadap perkembangannya dari jemaat kecil yang terbentuk sebagai cabang kebaktian jemaat Baji Pa'mai' Maros, yang kemudian mandiri dan bahkan sudah sempat melahirkan jemaat baru, jemaat Oikoumene Sudiang. Termasuk perkembangannya adalah kemampuan finansil dalam mendirikan gedung gereja dan dalam membantu jemaat-jemaat lain melalui kemitraan pembiayaan gaji pendeta. Berbagai pelayanan ke jemaat-jemaat di pedalaman juga diungkapkan. Tetapi juga diungkapkan kritik terhadap melemahnya persekutuan bersama pemuda, perempuan dan anak-anak; masing-masing seolah berjalan sendiri. Setelah ibadah syukur dan perjamuan kasih, acara dilanjutkan dengan makan bersama makanan yang disediakan oleh masing-masing warga jemaat.
Entah mengapa untuk jemaat ini dipilih nama Mattiro Baji -- bahasa Makassar yang bermakna melihat kebaikan, atau bisa juga menampakkan kebaikan. Rujukan alkitabiah ungkapan ini terdapat dalam Mazmur 34: 9, sebagaimana tercantum di bawah judul blog ini.
Terjemahaman ayat ini dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar mengikuti terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), tanpa kata-kata "dan lihatlah":
Bugis: Pérasai kalému pékkugi kessinna PUWANGNGE, masennangngi tau iya mallinrungngé ri Aléna.
Makassar: Kasia'mi kalennu antekamma baji'Na Batara,mate'nei tau ma'la'langa mae ri Ia.
BIS: Rasakanlah sendiri betapa baiknya TUHAN, berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya.Sedangkan Bahasa Toraja dan Terjemahan Baru mengikuti teks Ibrani:
Toraja: Perasaimi sia tiromi, kumua iatu PUANG masokan; maupa' tu to umpentirerung
TB: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
RSV: O taste and see that the LORD is good!Happy is the man who takes refuge in him! (Psa 34:8 RSV)
Pohon Pisang?
Mungkin pilihan menegakkan pohon pisang hanya pilihan praktis. Namun dalam berbagai tradisi religius Indonesia pisang tergolong sangat penting; buah pisang selalu disertakan dalam upacara sakral. Pohon pisang juga mengandung falsafah kehidupan.
Selamat ulang tahun Mattiro Baji.
Friday, April 6, 2012
Dia Pikul Salib Demi Kita
Cathy Jo
Moore
Kitalah yang Dia pertaruhkan
Dia sadar Dia harus
mati
Supaya kita
dibebaskan
Ketika Dia dihadapkan
kepada umat
Mereka
berteriak-teriak: Salibkan Dia! Salibkan Dia!
Dia dapat memanggil
sepuluh ribu malaikat
Namun Dia sadar kita
semua yang tidak berdaya
Ketika mereka telanjangi
Dia
Dan mencambuk Dia
berdarah-darah
Dia dapat memanggil
sepuluh ribu malaikat
Namun demi kita Dia
memilih diam saja.
Kasih Yesus sangat
besar
Ya, karena besar kasih-Nya
kepada kita manusia
Dia tetap
bertahan disiksa
Dia sadar derita-sengsara
itu harus Dia alami.
Ketika Dia terseok-seok
mendaki jalan itu memikul salib-Nya
Di setiap langkah-Nya
Dia dapat tunjukkan Kuasa-Nya
Tetapi kasih-Nya
membuat Dia tegar mendaki ke bukit itu
Dia tahu harus
menanggung dosa-dosa kita di tubuh-Nya.
Oh, betapa sangat Dia
peduli
Paku tajam-panjang
ditancap tembus tangan dan kaki-Nya
Menghunjam ke dalam balok
kayu salib-Nya
Hanya itu caranya Dia
genapi rencana besar Ilahi.
Di bukit Tengkorak
itu, di antara dua penjahat
Mereka pancangkan
salib-Nya.
Dan apakah yang
dilihat-Nya?
Dia melihat betapa
kita semua tersesat.
Sebenarnya Dia dapat
memanggil para malaekat-Nya
Dan mereka pasti akan
segera bertindak membebaskan Dia.
Namun dia sadar benar
bahwa kitalah yang perlu diselamatkan.
Dosa-dosa kita
amatlah banyak, kita buatdosa sepanjang hidup kita
Namun semua telah
dibayar-Nya lunas.
Dengan memilih
menerima siksa-derita di kayu salib itu
Dia akhirnya menang perang
melawan kuasa dosa
Di salib-Nya itu Dia
menanggung dosa-dosa kita
Dosa semua orang dibasuh darah-Nya
Ya, Dia pikul salib-Nya
dan Dia dipaku di salib itu demi kita
Karena Dia benar-benar
mengasihi kita.
He Carried
That Cross For Us
http://www.turnbacktogod.com/poem-he-carried-that-cross-for-us/
Terjemahan bebas
oleh Pdt. Zakaria Ngelow (Jumat Agung 2012)
Saturday, February 25, 2012
Ash Wednesday Prayers
Doa Rabu Abu
Jesus, you place on
my forehead
the sign of my sister Death:
“Remember you are dust,
and to dust you shall return.”
the sign of my sister Death:
“Remember you are dust,
and to dust you shall return.”
Tuhan Yesus, Engkau menaruh di dahiku
Tanda dari Sang Maut, saudariku:
"Ingatlah engkau abu,
dan akan kembali ke debu."
How not hear her wise advice?
One day my life on earth will end;
the limits on my years are set,
though I know not the day or hour.
Shall I be ready to go to meet you?
Let this holy season be a time of grace
for me and all this world.
Bagaimana tak kusimak petuah bijaknya?
Suatu hari hidupku di dunia akan berakhir;
batas umurku telah ditentukan,
meski tak kutahu hari dan saatnya.
Harukah aku bersiap menemui-Mu?
Biarlah masa kudus ini jadi suatu masa rahmat
bagiku dan semua orang.
“Teach us to number our days aright,
that we may gain wisdom of heart.”
"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami dengan benar,
sehingga kami beroleh hikmat nurani"
O Jesus, you place on
my forehead
the sign of your saving Cross:
“Turn from sin and be faithful
to the gospel.”
the sign of your saving Cross:
“Turn from sin and be faithful
to the gospel.”
Ya Yesus, Engkau menaruh abu di dahiku
tanda dari salib-Mu yang menyelamatkan:
"Bertobatlah dari dosa dan setialah
kepada Injil."
How can I turn from sin
unless I turn to you?
Bagaimanakah aku bertobat dari dosa
jika tidak berbalik kepada-Mu?
You speak, you raise your hand,
you touch my mind and call my name,
“Turn to the Lord your God again.”
Engkau bersabda, Engkau mengangkat tangan-Mu,
Engkau menyentuh pikiranku, dan memanggil namaku,
"Baliklah lagi kepada Tuhan Allahmu"
These days of your favor
leave a blessing as you pass
on me and all your people.
Turn to us, Lord God,
and we shall turn to you.
Di hari-hari perkenanmu ini
Engkau beri berkat ketika lewat
atasku dan atas semua umat-Mu.
Baliklah kepada kami, Tuhan Allah,
dan kami akan berbalik kepadamu.
Teks dari: http://www.cptryon.org/prayer/season/ash.html
terjemahan: Zakaria Ngelow.
Minggu Sengsara Pertama 2012
terjemahan: Zakaria Ngelow.
Minggu Sengsara Pertama 2012
Catatan:
http://id.wikipedia.org/wiki/Rabu_AbuRabu AbuDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dalam agama Kristen tradisi barat (termasuk Katolik Roma dan Protestanisme), Rabu Abu adalah hari pertama masa Pra-Paskah. Ini terjadi pada hari Rabu, 40 hari sebelum Paskah tanpa menghitung hari-hari Minggu atau 44 hari (termasuk Minggu) sebelum hari Jumat Agung. Pada hari ini umat yang datang ke Gereja dahinya diberi tanda salib dari abu sebagai simbol upacara ini. Simbol ini mengingatkan umat akan ritual Israel kuna di mana seseorang menabur abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuhnya sebagai tanda kesedihan, penyesalan dan pertobatan (misalnya seperti dalam Kitab Ester 4:1, 3). Dalam Mazmur 102:10 penyesalan juga digambarkan dengan "memakan abu": "Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan." Biasanya pemberian tanda tersebut disertai dengan ucapan, "Bertobatlah dan percayalah pada Injil."Seringkali pada hari ini bacaan di Gereja diambil dari Alkitab, kitab II Samuel 11-12, perihal raja Daud yang berzinah dan bertobat.Banyak orang Katolik menganggap hari Rabu Abu sebagai hari untuk mengingat kefanaan seseorang. Pada hari ini umat Katolik berusia 18–59 tahun diwajibkan berpuasa, dengan batasan makan kenyang paling banyak satu kali, dan berpantang.
Tuesday, November 8, 2011
Lima Poin Calvinisme
Tanggal 9 November 2011 peserta International Conference on Protestant Church Polity in Changing Contexts -- yang diselenggarakan oleh Protestantse Theologische Universiteit te Kampen dan Protestantse Kerk in Nederland, di Utrecht, Negeri Belanda, tgl 7-10 November 2011 -- “berziarah” kota Dordrecht. [Dari Indonesia hadir: Lazarus Purwanto, Roy Alexander Surjanegara, Lia Wth,Jusni Saragih, dan Zakaria Ngelow] Sebagaimana anda (dapat) pelajari dalam sejarah gereja, di kota ini pada tahun 1618-1619 berlangsung persidangan sinode gereja Kalvinis Belanda, yang antara lain menghasilkan dokumen ajaran yang disebut Canons of Dort, yang berisi pokok-pokok ajaran menolak ajaran aliran Remonstran, suatu aliran Kristen yang menekankan peran serta manusia dalam keselamatan. Para pelanjut ajaran Kalvinis kemudian merumuskan pokok-pokok ajaran itu, yang dalam bahasa Inggeris dikenal dengan singkatan TULIP. Berikut suatu rangkuman dalam bahasa Inggeris.
Di bawah ada teks bahasa Indonesia, hasil terjemahan Google, yang masih perlu diluruskan
Semoga berguna,
Five points of Calvinism
http://en.wikipedia.org/wiki/Five_Points_of_Calvinism#Five_points_of_Calvinism
Calvinist theology is sometimes identified with the five points of Calvinism, also called the doctrines of grace, which are a point-by-point response to the five points of the Arminian Remonstrance (see History of Calvinist-Arminian debate) and which serve as a summation of the judgments rendered by the Synod of Dort in 1619. Calvin himself never used such a model and never combated Arminianism directly. In fact, Calvin died in 1564 and Jacob Arminias was born in 1560, and so the men were not contemporaries. The Articles of Remonstrance were authored by opponents of reformed doctrine and Biblical Monergism. They were rejected in 1619 at the Synod of Dort, more than 50 years after the death of Calvin.
The five points therefore function as a summary of the differences between Calvinism and Arminianism, but not as a complete summation of Calvin's writings or of the theology of the Reformed churches in general. In English, they are sometimes referred to by the acronym TULIP (see below), though this puts them in a different order than the Canons of Dort.
The central assertion of these canons is that God is able to save every person upon whom he has mercy, and that his efforts are not frustrated by the unrighteousness or inability of humans.
• "Total depravity": This doctrine, also called "total inability", asserts that as a consequence of the fall of man into sin, every person born into the world is enslaved to the service of sin. People are not by nature inclined to love God with their whole heart, mind, or strength, but rather all are inclined to serve their own interests over those of their neighbor and to reject the rule of God. Thus, all people by their own faculties are morally unable to choose to follow God and be saved because they are unwilling to do so out of the necessity of their own natures. (The term "total" in this context refers to sin affecting every part of a person, not that every person is as evil as possible.) This doctrine is borrowed from Augustine who was a member of a Manichaean sect in his youth.
• "Unconditional election": This doctrine asserts that God has chosen from eternity those whom he will bring to himself not based on foreseen virtue, merit, or faith in those people; rather, it is unconditionally grounded in God's mercy alone. God has chosen from eternity to extend mercy to those He has chosen and to withhold mercy from those not chosen. Those chosen receive salvation through Christ alone. Those not chosen receive the just wrath that is warranted for their sins against God
• "Limited atonement": Also called "particular redemption" or "definite atonement", this doctrine asserts that Jesus's substitutionary atonement was definite and certain in its design and accomplishment. This implies that only the sins of the elect were atoned for by Jesus's death. Calvinists do not believe, however, that the atonement is limited in its value or power, but rather that the atonement is limited in the sense that it is designed for some and not all. Hence, Calvinists hold that the atonement is sufficient for all and efficient for the elect. The doctrine is driven by the Calvinistic concept of the sovereignty of God in salvation and their understanding of the nature of the atonement.
• "Irresistible grace": This doctrine, also called "efficacious grace", asserts that the saving grace of God is effectually applied to those whom he has determined to save (that is, the elect) and, in God's timing, overcomes their resistance to obeying the call of the gospel, bringing them to a saving faith. This means that when God sovereignly purposes to save someone, that individual certainly will be saved. The doctrine holds that every influence of God's Holy Spirit cannot be resisted, but that the Holy Spirit, "graciously causes the elect sinner to cooperate, to believe, to repent, to come freely and willingly to Christ."
• "Perseverance of the saints": Perseverance (or preservation) of the saints (the word "saints" is used in the Biblical sense to refer to all who are set apart by God, and not in the technical sense of one who is exceptionally holy, canonized, or in heaven). The doctrine asserts that since God is sovereign and his will cannot be frustrated by humans or anything else, those whom God has called into communion with himself will continue in faith until the end. Those who apparently fall away either never had true faith to begin with or will return.
Terjemahan Google:
Teologi Calvinis kadang-kadang diidentifikasi dengan lima poin Calvinisme, juga disebut doktrin anugerah, yang merupakan respons titik-demi-point ke lima poin dari bantahan Arminian (lihat Sejarah Calvinis-Arminian debat) dan yang berfungsi sebagai penjumlahan dari penilaian yang diberikan oleh Sinode Dort tahun 1619. Calvin sendiri tidak pernah digunakan seperti model dan pernah diperangi Arminianisme secara langsung. Bahkan, Calvin meninggal pada 1564 dan Yakub Arminias lahir di 1560, sehingga orang itu tidak sezaman. Anggaran bantahan yang ditulis oleh penentang doktrin direformasi dan Monergism Alkitab. Mereka ditolak tahun 1619 di Sinode Dort, lebih dari 50 tahun setelah kematian Calvin.
Oleh karena itu lima poin berfungsi sebagai ringkasan dari perbedaan antara Calvinisme dan Arminianisme, tetapi bukan sebagai penjumlahan lengkap tulisan-tulisan Calvin atau teologi gereja-gereja Reformed pada umumnya. Dalam bahasa Inggris, mereka kadang-kadang disebut dengan singkatan TULIP (lihat di bawah), meskipun ini menempatkan mereka dalam urutan yang berbeda dari Kanon Dort.
Penegasan utama dari kanon adalah bahwa Allah mampu menyelamatkan setiap orang kepada siapa ia memiliki belas kasihan, dan bahwa usahanya tidak frustrasi oleh kejahatan atau ketidakmampuan manusia.
• "kebejatan total": Doktrin ini, juga disebut "ketidakmampuan total", menegaskan bahwa sebagai konsekuensi dari kejatuhan manusia ke dalam dosa, setiap orang lahir ke dunia ini diperbudak untuk melayani dosa. Orang tidak oleh alam cenderung untuk mengasihi Allah dengan segenap hati, pikiran, atau kekuatan, tetapi semua cenderung untuk melayani kepentingan mereka sendiri atas orang-orang dari tetangga mereka dan menolak aturan Allah. Jadi, semua orang oleh fakultas mereka sendiri secara moral tidak dapat memilih untuk mengikuti Tuhan dan diselamatkan karena mereka tidak mau melakukannya karena kebutuhan kodrat mereka sendiri. (Istilah "total" dalam konteks ini mengacu pada dosa mempengaruhi setiap bagian dari seseorang, tidak bahwa setiap orang adalah sebagai jahat mungkin.) Doktrin ini dipinjam dari Agustinus yang merupakan anggota sebuah sekte Manichaean di masa mudanya.
• "pemilihan tak bersyarat": Doktrin ini menegaskan bahwa Allah telah memilih dari kekekalan mereka yang ia akan membawa dirinya tidak didasarkan pada kebajikan diramalkan, jasa, atau iman orang-orang, melainkan adalah tanpa syarat didasarkan pada kemurahan Allah saja. Allah telah memilih dari kekekalan untuk memperluas rahmat kepada mereka dan Ia telah memilih untuk menahan rahmat dari mereka yang tidak dipilih. Mereka yang terpilih menerima keselamatan melalui Kristus saja. Mereka tidak dipilih hanya menerima murka yang dijamin untuk dosa-dosa mereka terhadap Allah
• "Penebusan terbatas": Juga disebut "penebusan khusus" atau "penebusan yang pasti", doktrin ini menegaskan bahwa Yesus adalah penebusan dosa yang pasti dan tertentu dalam desain dan prestasi. Ini berarti bahwa hanya dosa-dosa umat pilihan itu ditebus oleh kematian Yesus. Calvinis tidak percaya, bagaimanapun, bahwa penebusan terbatas dalam nilai atau kekuasaan, melainkan bahwa penebusan terbatas dalam arti bahwa itu dirancang untuk beberapa dan tidak semua. Oleh karena itu, Calvinis berpendapat bahwa penebusan cukup untuk semua dan efisien untuk umat pilihan. Doktrin ini didorong oleh konsep Calvinis tentang kedaulatan Allah dalam keselamatan dan pemahaman mereka tentang sifat penebusan.
• "kasih karunia Ditolak": Doktrin ini, juga disebut "kasih karunia berkhasiat", menegaskan bahwa kasih karunia penyelamatan Allah secara efektif diterapkan untuk orang-orang yang ia telah bertekad untuk menyelamatkan (yaitu, memilih) dan, dalam waktu Tuhan, mengatasi perlawanan mereka untuk mematuhi panggilan Injil, membawa mereka ke iman yang menyelamatkan. Ini berarti bahwa ketika Tuhan berdaulat tujuan untuk menyelamatkan seseorang, individu yang pasti akan diselamatkan. Memegang doktrin bahwa setiap pengaruh Roh Kudus Allah tidak bisa ditolak, tetapi bahwa Roh Kudus, "anggun menyebabkan orang berdosa memilih untuk bekerja sama, untuk percaya, untuk bertobat, untuk datang bebas dan sukarela kepada Kristus."
• "Ketekunan orang-orang kudus": Ketekunan (atau pelestarian) dari orang-orang kudus (kata "orang kudus" digunakan dalam arti Alkitab untuk merujuk kepada semua yang diatur terpisah oleh Tuhan, dan bukan dalam arti teknis dari satu yang sangat suci, dikanonisasi, atau di surga). Doktrin ini menegaskan bahwa karena Allah berdaulat dan kehendak-Nya tidak dapat frustasi oleh manusia atau apa pun, mereka yang Allah telah memanggil ke dalam persekutuan dengan dirinya sendiri akan terus dalam iman sampai akhir. Mereka yang tampaknya terjatuh baik tidak pernah iman yang benar untuk memulai dengan atau akan kembali.
Saturday, August 20, 2011
Minasa Riboritta
Berikut ini sebuah lagu populer dari daerah Makassar yang isinya dapat menjadi renungan kita dalam merayakan hari kemerdekaan bangsa kita. Apakah semangat yang diusung dalam syair lagu ini sesuai dengan ajaran Kristen?
(A.R. Ridwan/Abdullah Sijaya)
http://www.geocities.ws/radiospfm/minasariboritta.html (diunduh 21 Agustus 2011)
Mangkumamo mabella
Niya'ma' ri se'reang bori
Ansombalangi sare kamaseku
Passare Batara
Manna monjo nakamma
Pangngu'rangingku ri kau tonji
Ka butta la'biri' passolongang ceratta
Ri Bawakaraeng
Se'reji kupala' ri julu boritta
Sirika ji tojeng
Sollanna na niya' areng mabajitta
Ri bori' maraeng
Naki ma'minasa te'neki masunggu
Na nacini' todong
Bori' maraenga sarrowa mangngakkali
Ri kamajuanta
Terjemahan bebas (z. ngelow) silahkan koreksi:
Harapan untuk Negeri Kita
Walaupun aku jauh berada di negeri orang, melayari nasibku sesuai perkenan Ilahi
Tetapi ingatanku hanya padamu, tanah mulia tumpah darah kita di Bawa Karaeng
Hanya satu yang kuminta dari kaum senegriku, utamakanlah siri' supaya terjaga nama baik kita di negeri orang.
Dan kita berharap beroleh sejahtera, sehingga kemajuan kita akan dilihat juga oleh orang di negeri lain, yang sering menertawai kita
Saturday, July 2, 2011
Doa Bapa Kami (5 bahasa)
(Mat 6: 9-13)
Bahasa Bugis
'Ambo'ta ri surugaé: Iko ritu Allataala iya Séuwaé. Tennapodo risompa-Ko sibawa ripakalebbi. Iko ritu Arutta. Tennapodo mapparénta-Ko ri linoé, na élo-Mu riturusi pada-pada ri surugaé. Wérékki essoéwé inanré *iya tapparelluwangngé: iyaré'ga untu' baja; iyaré'ga untu' tungke' esso.* iya riyapparelluwangngé. Addampengekki polé ri asalatta, pada-padato pura riyaddampengenna tau iya pasalaé ri idi. Aja' taleppessakki ateddéngeng ateppereng wettutta ricobai, iyakiya taleppessakki polé ri akuwasanna iya mappéjariyé. [Ikona Arung makuwasa sibawa malebbi lettu mannennungeng. Amin.]
Bahasa Makassar
'O, Manggea ri suruga: IKattemi Allata'ala Tenaya Ruanna Poro iKatte nisomba siagang nipakala'biri'. IKattemi Karaenna ikambe. Poro iKattemi ammarenta ri lino, na nituruki erotTa ri lino kamma ri suruga. Kisarei ikambe anne alloa apa naparalluanga ikambe. Kipammopporangi dosa-dosana ikambe, Sangkamma napammopporammi ikambe tu salaya ri kalenna ikambe. TeaKi' balang parekangi ikambe nibeta ri paccobaya passangalinna Kipakabellai ikambe battu ri maja'dalaka [IKattemi Karaeng makoasaya siagang kaminang mala'birika satunggu-tungguna. Aming!]
Bahasa Toraja
O Ambe'ki dao suruga, (kipalaku) anna dipakala'bi' tu sangamMi: Anna patalo tu ParentaMi anna dadi tu pa'poraiamMi lan te lino susi dao suruga. Benkanni tu silasanna kikande allo iate sia pa'dei tu sala budangki, susi kami umpagarri' salana to kasalan lako kaleki. Sia da Mielorangkanni diroso, sangadinna rinding pala'kan da narandankan deata bulituk. Belanna Kamu tu unnampui Parenta sia kapaan sia kamala'biran sae lakona.
Bahasa Pamona
'Papa mami ri suruga Komimo Pue Ala nu samba'a-mba'a. Mbolimo komi ndapanyomba pai ndatubunaka. Komimo mokole mami, Mbolimo komi moparenta ri lino, pai pepokonomi ndawianaka ewa ri suruga. Ndiwaika kami sandeme se'i pangkoni anu da kakoni.
Ne'emo ndikitanaka kasalaa mami, ewa kami bare'emo mangkitanaka tau anu masala ri kami. Ne'e ndipapaliu paya peaya mami ri sindara komi ri pompebutuka, paikanya ndilapasaka kami ungka ri kuasa i Maja'a. [Maka Komimo Mokole anu makuasa pai meawa anu bare'e da re'e kapusanya.
Bahasa Inggeris (NAS)
'Our Father who art in heaven, Hallowed be Thy name. 'Thy kingdom come. Thy will be done, On earth as it is in heaven.
'Give us this day our daily bread. 'And forgive us our debts, as we also have forgiven our debtors. 'And do not lead us into temptation, but deliver us from evil. For Thine is the kingdom, and the power, and the glory, forever. Amen.'
Bahasa Bugis
'Ambo'ta ri surugaé: Iko ritu Allataala iya Séuwaé. Tennapodo risompa-Ko sibawa ripakalebbi. Iko ritu Arutta. Tennapodo mapparénta-Ko ri linoé, na élo-Mu riturusi pada-pada ri surugaé. Wérékki essoéwé inanré *iya tapparelluwangngé: iyaré'ga untu' baja; iyaré'ga untu' tungke' esso.* iya riyapparelluwangngé. Addampengekki polé ri asalatta, pada-padato pura riyaddampengenna tau iya pasalaé ri idi. Aja' taleppessakki ateddéngeng ateppereng wettutta ricobai, iyakiya taleppessakki polé ri akuwasanna iya mappéjariyé. [Ikona Arung makuwasa sibawa malebbi lettu mannennungeng. Amin.]
Bahasa Makassar
'O, Manggea ri suruga: IKattemi Allata'ala Tenaya Ruanna Poro iKatte nisomba siagang nipakala'biri'. IKattemi Karaenna ikambe. Poro iKattemi ammarenta ri lino, na nituruki erotTa ri lino kamma ri suruga. Kisarei ikambe anne alloa apa naparalluanga ikambe. Kipammopporangi dosa-dosana ikambe, Sangkamma napammopporammi ikambe tu salaya ri kalenna ikambe. TeaKi' balang parekangi ikambe nibeta ri paccobaya passangalinna Kipakabellai ikambe battu ri maja'dalaka [IKattemi Karaeng makoasaya siagang kaminang mala'birika satunggu-tungguna. Aming!]
Bahasa Toraja
O Ambe'ki dao suruga, (kipalaku) anna dipakala'bi' tu sangamMi: Anna patalo tu ParentaMi anna dadi tu pa'poraiamMi lan te lino susi dao suruga. Benkanni tu silasanna kikande allo iate sia pa'dei tu sala budangki, susi kami umpagarri' salana to kasalan lako kaleki. Sia da Mielorangkanni diroso, sangadinna rinding pala'kan da narandankan deata bulituk. Belanna Kamu tu unnampui Parenta sia kapaan sia kamala'biran sae lakona.
Bahasa Pamona
'Papa mami ri suruga Komimo Pue Ala nu samba'a-mba'a. Mbolimo komi ndapanyomba pai ndatubunaka. Komimo mokole mami, Mbolimo komi moparenta ri lino, pai pepokonomi ndawianaka ewa ri suruga. Ndiwaika kami sandeme se'i pangkoni anu da kakoni.
Ne'emo ndikitanaka kasalaa mami, ewa kami bare'emo mangkitanaka tau anu masala ri kami. Ne'e ndipapaliu paya peaya mami ri sindara komi ri pompebutuka, paikanya ndilapasaka kami ungka ri kuasa i Maja'a. [Maka Komimo Mokole anu makuasa pai meawa anu bare'e da re'e kapusanya.
Bahasa Inggeris (NAS)
'Our Father who art in heaven, Hallowed be Thy name. 'Thy kingdom come. Thy will be done, On earth as it is in heaven.
'Give us this day our daily bread. 'And forgive us our debts, as we also have forgiven our debtors. 'And do not lead us into temptation, but deliver us from evil. For Thine is the kingdom, and the power, and the glory, forever. Amen.'
Tuesday, June 28, 2011
Alkitab Bahasa Bugis
Catatan dari Konferensi Regional LAI di Toraja, mengenai Alkitab Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar:
1. Y. Lamarang: Alkitab bahasa daerah (Bugis dan Makassar) menumpuk di kantor Sinode dimakan rayap, tidak tahu mau diapakan lagi ...
2. Armin Sukri: Alkitab bahasa Bugis tidak dimengerti kaum muda; bahasanya dari generasi kakek saya ...
3. Z. Ngelow: warga Kristen orang Bugis apa jumlahnya sampai lima ribu orang (Armin Sukri: antara seribu - dua ribu orang saja). Sementara itu bahasa Selayar akan terbit. Jadi tumpukan baru?
4. Armin Sukri: terjemahan kata membaptis dalam bahasa Bugis tidak cocok?
Kis 1:5
Catatan:
Alkitab ke dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar diterjemahkan oleh B.F. Matthes (mulai 1848, terbit 1900). Revisi dilakukan oleh alm Pdt. Y. Tahir Sompe (Bugis); alm Pdt. D. Dg. Pasare (Makassar).
1. Y. Lamarang: Alkitab bahasa daerah (Bugis dan Makassar) menumpuk di kantor Sinode dimakan rayap, tidak tahu mau diapakan lagi ...
2. Armin Sukri: Alkitab bahasa Bugis tidak dimengerti kaum muda; bahasanya dari generasi kakek saya ...
3. Z. Ngelow: warga Kristen orang Bugis apa jumlahnya sampai lima ribu orang (Armin Sukri: antara seribu - dua ribu orang saja). Sementara itu bahasa Selayar akan terbit. Jadi tumpukan baru?
4. Armin Sukri: terjemahan kata membaptis dalam bahasa Bugis tidak cocok?
Kis 1:5
(Bugis) Saba' Yohanés maccemméi sibawa uwai, iyakiya siyagangngaré essonapa ricemméko matu sibawa Rohna Allataala.
(Makassar) Nasaba' je'ne' napake Yohanes anje'nekko, mingka tasalloami anne nulanije'ne' siagang RohNa Allata'ala.
(Toraja) belanna iatu Yohanes undio' uai tau, apa iate kamu te tae'mora nasangapa mididio' Penaa Masallo'
(Indonesia) Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.
Catatan:
Alkitab ke dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar diterjemahkan oleh B.F. Matthes (mulai 1848, terbit 1900). Revisi dilakukan oleh alm Pdt. Y. Tahir Sompe (Bugis); alm Pdt. D. Dg. Pasare (Makassar).
Subscribe to:
Posts (Atom)



